Sabtu, 09 Februari 2013

intelejen bisnis

Intelijen bisnis
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari

Istilah intelijen bisnis (bahasa Inggris: business intelligence, BI) merujuk pada teknologi, aplikasi, serta praktik pengumpulan, integrasi, analisis, serta presentasi informasi bisnis atau kadang merujuk pula pada informasinya itu sendiri. Tujuan intelijen bisnis adalah untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Sistem BI memberikan sudut pandang historis, saat ini, serta prediksi operasi bisnis, terutama dengan menggunakan data yang telah dikumpulkan ke dalam suatu gudang data dan kadang juga bersumber pada data operasional. Perangkat lunak mendukung penggunaan informasi ini dengan membantu ekstraksi, analisis, serta pelaporan informasi. Aplikasi BI menangani penjualan, produksi, keuangan, serta berbagai sumber data bisnis untuk keperluan tersebut, yang mencakup terutama manajemen kinerja bisnis. Informasi dapat pula diperoleh dari perusahaan-perusahaan sejenis untuk menghasilkan suatu tolok ukur

Fungsi

Fungsi umum teknologi BI adalah reporting, OLAP (online analytical processing), data mining, business performance management, benchmarking, text mining dan predictive analytics.

Sebenarnya Sistem Intelijen Bisnis (SIB) ini adalah sistem yang dibutuhkan oleh pengambil keputusan dalam bisnis besar yang kompleks, oleh pebisnis-pebisnis gajah.

Namun, saya pikir prinsip dasar dari SIB ini bermanfaat juga untuk kita-kita pebisnis semut ^_^

Para ahli bisnis memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai SIB ini, tetapi prinsip dasarnya sama, menyediakan informasi aktual yang berhubungan dengan bisnis.

Sistem Intelijen Bisnis adalah sistem yang didesain untuk menyediakan informasi-informasi aktual mengenai peristiwa, tren teknologi, ekonomi, politik, hukum, demografi, sosial budaya, dan yang paling penting adalah mengenai atmosfir kompetisi bisnis yang sedang berlangsung.

Demografi (statistik ukuran, pertumbuhan, kerapatan, dan distribusi populasi), Karakter Sosial Budaya dan Kompetisi, adalah komponen-komponen sistem yang membutuhkan penelitian bisnis.

Output BIS sangat dibutuhkan oleh pengambil keputusan untuk mengambil suatu keputusan aktual, efektif dan efisien bagi kepentingan bisnis yang akan atau sedang dijalankan. Misalnya dalam mencari dan menemukan strategi dan taktik bisnis. Kualitas keputusan berdasarkan output BIS ini, bergantung kepada tingkat keakuratan output BIS yang dihasilkan.

Saya jadi teringat konsep GIGO programmer komputer, Garbage In Garbage Out, sampah yang masuk ke dalam proses, maka sampah juga yang keluar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar