Rabu, 29 Mei 2013

''ingatan tragedi ustadz''

''kebaikan diresapi dengan sebuah  ke tidak bahagiaan yang di emban dalam hidupnya,..

belum genap satu tahun diperingati hari berpulangnya seorang ustad yang ada di kampung halaman ia adalah sosok yang baik hati ,ramah dan mempunyai sifat yang baik dan tak mengecewakan terhadap orang lain beda halnya dengan ayahnya yang sama ustadz tapi ia sikapnnya tak sebaik anaknya,
anaknya yang terlahir harus seperti ayahnya ustad dan benar benar ustad yang terbaik yang ada di kampung halaman.

sosok belaiw kini telah hidup tenang di alam yang berbeda.namun dengan semasa hidupnya yang penuh kebaikan dan segalahidupnya yang penuh dengan kebahagiaan.namun miris rasanya ia harus meninggal dalam keadaan bercucuran darah.ia meninggal akibat kerja yang mungkin dirasanya ia lelah,namun demi untuk mengejar rupiah ia rela melupakan rasa lelah itu untuk bekerja dan ia meninggal dalam keadaan sedang bekerja di salah sebuah mesin.''.......''

ironi sekali ,,dan ini patut kita contoh,dalam kadaan lelah,ataupun merasa tidak enak dengan apa yang akan kita kerjakan,sebaiknya kita beristirahat dalam keadaan yang nyaman mungkin,jangan dipaksakan...karena apa tak akan baik hasilnya bila dalam keadaan yang tidak baik,kita masih mengerjakan sesuatu hal yang akan kita kerjaka....

selanjutnya ........
ia sebetulnya celaka di pekerjaannya luka dengan penuh darah yang bercucuran,ia bekerja hanya seorang diri dan di temani dengan seorang ayahnya.kejadiannya ketika ia terluka adalah ketika ia sedang melakukan pembersihan dari awalnya gabah menjadi beras,entah ia mungkin terpeleset ataupun bagaimana dikarenakan ia kurang enak badan awalnya.dan merasa lelah untuk bekerja,ada salah satu saksi wanita yang melihat kejadian itu dimana si ustadz yang sedang bekerja ini terjatuh dan dan terluka,namun ayahnya yang sedang di atas juga bekerja,tidak tahu,bahwa anaknya jatuh karena dengan keadaan mesin yang sanagn berisik dan tidak terdengar oleh telinga.namun si ayah itu tau ketikka ada salah satu saksi wanita yang teriak-teriak minta tolong untuk bisa menolong si ustadz yang sedang terluka bercucuran darah dan akhirnya sia ayahnyapun terkejut dan menangis histeris serta badang yang gemeteran,setelah itu datanglah warga yang dipanggil untuk memberikan pertolongan dan akhirnya wargapun langsung mematikan mesin dan lekas cepat membawa sang ustadz yang sudah terkaper bercucuran darah itu dibawa kerumah dengan tidak menggunakan penutup wajah atau badan yang semuanya penuh darah .

ada seseorang yang meminta untuk meminjamkan kain kepada ibu yang ada dekat jalan untuk menutup sang ustadz namun entah kenapa ibu itu tak memberikan dan tak meminjamkan kain untuk penutup dikarenakan si ibu kaget dan bertanya-tanya siapa yang dibawa dan seperti kecelakaan sang ibu sangat gugup.

dan akhirnya sampai ke rumah kediamannya sang ustadz tidak ditutupi dengan selembar kain....dan disitu keluargapun yang kumpul sempat bertanya siapa yang dibawa?...
dan dijawab oleh seseorang ini adalah si ustadz....dan akirnya keluargapun yang menyaksikan menangis histeris .

sang ibu dan keluarga tak lepas menangis dan berdoa untuk keselamatana anaknya dan cepat-cepat dibawa ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan medis.namun dipertengahan jalan sang ustadzpun tak bisa tertolong lagi ia sudah tiada .sudah meninggalkan ayah,ibu ,istri ,anak dan keluarga,yang mencintainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar